Berita
Napi Rutan Bangil Pasuruan Kasus Penculikan Meninggal

Bukan Karena Covid-19, Tapi Diabetes Parah
Memontum Pasuruan – Slamet Yulis bin Sariman (49) warga Dusun Tudan, Desa Kemiri Sewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, yang tercatat sebagai warga Binaan Rutan Bangil kasus Penculikan, Rabu (6/5/2020) meninggal dunia.
Kabar meninggalnya warga Binaan Rutan Bangil tersebut dibenarkan Kepala Rutan Bangil Tristian Toro Adi Wibowo. menurutnya, Selamat Yulis sebelum menjadi warga binaan rutan sudah mempunyai riwayat penyakit diabetes.

Petugas Rutan Bangil menyerahkan jasad Slamet Yulis pada keluarganya. (ist)
“Napi mengeluh sakit, dan sudah membusuk di kakinya, kemudian kami segera membawa Yulis Ke RSUD Bangil untuk dilakukan pengobatan,” terang Tristian.
Ia menambahkan, napi yang sakit itu masuk Senin ( 4/5/2020) dan dilakukan perawatan. Dan hingga pada Rabu ( 6/5/2020) warga binaan meninggal dunia pada pagi hari di HCU RSUD Bangil.
” Yulis meninggal dikerenakan diabetes tinggi dan tidak dapat tertolong karena penyakitnya sudah menjalar, hal itu sudah ada keterangan dari RSUD bangil dan bukan karena virus corona,” tegas Tristian.
Kemudian Kepala Rutan Bangil segera memberikan surat serah terima jenazah kepada pihak keluarganya untuk segera diurus dan dimakamkan. (arf/hen/oso)

Pasuruan4 mingguRSUD Grati Pasuruan Buka Layanan Vaksin Internasional
Pasuruan4 mingguBupati Pasuruan Dorong UMKM Kuasai Teknik Penjualan Secara Live di Platform Digital
Hukum & Kriminal3 mingguKejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Periode November hingga Mei
Pasuruan3 mingguPemantapan Konsepsi Rancangan Regulasi Daerah, Bupati Pasuruan Pimpin Koordinasi
Pasuruan3 mingguBina Camat dan Ketua TP PKK, Bupati Pasuruan Dorong Semua Camat Bekerja Maksimal
Pasuruan3 mingguTiga Jamaah Haji Pasuruan Meninggal di Tanah Suci
Pasuruan3 mingguTingkatkan Ketrampilan Masyarakat, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi
Pasuruan2 mingguBupati Pasuruan Deklarasikan SPMB Jujur, Bersih dan Semua Anak Harus Sekolah












