Pasuruan
Hadiri Pawai Ogoh-ogoh Umat Hindu Suku Tengger, Wabup Jatim Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan

Memontum Pasuruan – Ada yang menarik dalam Pawai Ogoh-ogoh Umat Hindu Suku Tengger di Kecamatan Tosari, Selasa (21/03/2023) sore. Yakni, kehadiran Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak, yang turut menghadiri perayaan Umat Hindu, sekaligus dinobatkan menjadi warga kehormatan Suku Tengger.
Dalam prosesi penobatan sebagai warga kehormatan tersebut, ditandai dengan pemasangan udeng khas Tengger ke kepala Wabup Emil. “Saya bangga sekali hadir sore ini dan matur suwon, karena telah dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Tengger,” kata Wabup Emil.
Dirinya juga menyebutkan, Pemerintah Jawa Timur mengapresiasi kegiatan yang dihadiri setidaknya oleh ribuan masyarakat ini. Dirinya pun menyebut, Pawai Ogoh-ogoh di Kecamatan Tosari ini adalah kebersamaan dan kreatifitas warga.
“Mewakili pemerintah Jawa Timur, saya merasa bahagia karena warga bisa memperingati kembali setelah sebelumnya terjadi Covid-19,” tambahnya.
Baca juga :
- Uji Kompetensi Santri Madin, Wabup Pasurun Buka Porsadin VII Tingkat Pasuruan
- Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Pasuruan Hadirkan Festival Pasar Murah Dua Hari
- Dekatkan Layanan Paspor, Kantor Imigrasi Pasuruan Launching Layanan Pasporia
- Kabupaten Pasuruan Masuk Nominator Lomba Wana Lestari Kategori Hutan Kemasyarakatan
- Respon Cepat Pengaduan, 1156 PJU Dilakukan Penanganan untuk Masyarakat
Ditambahkannya, Pawai Ogoh-ogoh ini adalah aset yang sangat luar biasa. Gerakan-gerakan Ogoh-ogoh yang ditampilkan oleh anak-anak muda adalah kreatifitas luar biasa. “Ini bisa jadi aset festival, budayanya dan juga alamnya,” imbuhnya.
Mantan Bupati Trenggalek ini juga merasa takjub dan kagum, atas keberagaman budaya dan kerukunan umat beragama yang ada Tosari. Karenanya, hal ini harus tetap dijaga dan tidak heran dengan apa yang dilakukan warga Tosari, dianugerahi sebagai Kecamatan Bhinneka Tunggal Ika.
“Luar biasa damainya di sini. Sangat ramah dan hangat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PHDI Kecamatan Tosari, Suparji, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah rangkaian hari Raya Nyepi yang dilakukan oleh Umat Hindu. Ogoh-ogoh sendiri adalah simbol, dari pada sifat-sifat negatif, yang nantinya setelah diupacarai akan dibawa ke desa-desa untuk dibakar.
“Nantinya Ogoh-ogoh akan dibawa ke desa masing-masing untuk dibakar. Adalah untuk membakar sifat-sifat negatif itu,” kata Parji. (kom/sit)

Pasuruan3 mingguLantik Ratusan CPNS, Bupati Pasuruan Harap Pegawai Pegang Teguh Nilai Dasar ASN Berakhlak
Pasuruan3 mingguPeduli Infrastruktur Masyarakat, Pemkab Pasuruan Perbaiki Ruas Jalan Bendungan – Rejosari
Pasuruan4 mingguRakor Digitalisasi ETPD, Wabup Pasuruan Tegaskan Tata Kelola Keuangan yang Bersih
Hukum & Kriminal4 mingguEratkan Kebersamaan Jelang Hari Bhayangkara, Polres Pasuruan Gowes Bareng Ulama dan Umaro
Pasuruan6 hariJaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Pasuruan Hadirkan Festival Pasar Murah Dua Hari
Pasuruan2 mingguHUT Ke-75 IBI, Ratusan Bidan di Pasuruan Ikuti Seminar Kesehatan dan Launching Mobil Operasional Layanan
Pasuruan2 minggu358 Titik Penerangan Jalan Umum Pasuruan Bakal Gunakan Smart System
Pasuruan2 mingguKabupaten Pasuruan Masuk Nominator Lomba Wana Lestari Kategori Hutan Kemasyarakatan











