Hukum & Kriminal
Diduga Ngantuk, Honda BRV Tabrak Tronton, 1 Tewas

Memontum Pasuruan – Kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas di TKP kembali terjadi diwilayah hukum Polres Pasuruan, kali ini kecelakaan antara mobil Honda BRV dengan truk tronton, terjadi di KM 804/600 jalur B Tol Gempol-Pasuruan, Selasa (24/12/2019) siang.
Kecelakaan ini diduga karena pengemudi mobil Honda BRV mengantuk. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang penumpang mobil meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami patah tulang.
Menurut Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho, saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa peristiwa tersebut berawal saat mobil BRV dengan kecepatan di atas 110 kilometer per jam, melaju di lajur cepat Tol Gempol-Pasuruan.
“Namum secara tiba-tiba mobil tersebut oleng ke kiri dan menabrak truk tronton yang berjalan searah di lajur kiri dengan kecepatan rendah. Diduga sopir BRV mengantuk mengakibatkan kurang konsentrasi saat mengemudi,” ungkap Bayu.
Akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan 1 penumpang mobil bernama Suti (60), meninggal dunia. Sedangkan Daiyah (42) mengalami patah kaki kiri.
“Keduanya merupakan satu keluarga asal Perak Utara,Kota Surabaya,” pungkas AKP Bayu Halim Nugroho.
Ditambahkan Iptu Marti Kanit Laka Lantas, baik sopir truk tronton maupun sopir Honda BRV telah diamankan ke Mapolres Pasuruan, guna lidik lebih lanjut. (arf/hen/oso)

Pasuruan4 mingguRSUD Grati Pasuruan Buka Layanan Vaksin Internasional
Pasuruan4 mingguBupati Pasuruan Dorong UMKM Kuasai Teknik Penjualan Secara Live di Platform Digital
Hukum & Kriminal3 mingguKejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Periode November hingga Mei
Pasuruan3 mingguPemantapan Konsepsi Rancangan Regulasi Daerah, Bupati Pasuruan Pimpin Koordinasi
Pasuruan3 mingguBina Camat dan Ketua TP PKK, Bupati Pasuruan Dorong Semua Camat Bekerja Maksimal
Pasuruan3 mingguTiga Jamaah Haji Pasuruan Meninggal di Tanah Suci
Pasuruan3 mingguTingkatkan Ketrampilan Masyarakat, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi
Pasuruan3 mingguBupati Pasuruan Deklarasikan SPMB Jujur, Bersih dan Semua Anak Harus Sekolah












