Hukum & Kriminal
Kapolres Pasuruan : Kami Tunggu Keputusan Tim Pakem

Memontum Pasuruan – Masih ramai gonjang-ganjing atas pengakuan menggemparkan Ningsih Tinampi seorang praktisi pengobatan alternatif yakni bisa memanggil zat malaikat dan roh para nabi serta rosul.
Kali ini di sela-sela pres rilis ungkap kasus kriminal pada Selasa (21/1/2020), Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat diminta tanggapannya, mengatakan, akan segera berkordinasi dengan Tim Pakem ( Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat) Kabupaten Pasuruan.
Artinya dijelaskan lebih lanjut Kapolres, dalam hal ini pihaknya telah menerjunkan jajaran Sat Intelkam melakukan pengamatan dan pengawasan terhadap keberadaan praktek pengobatan alternatif Ningsih Tinampi. Namun sementara ini hasil pengamatan dan pengawasan masih akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Dalam hal ini kami pihak Polri khususnya Polres Pasuruan masih menunggu hasil rapat koordinasi dengan Tim Pakem Kabupaten Pasuruan, guna langkah lebih lanjut. Intinya setiap giat masyarakat ataupun ada ungkapan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban akan kami ambil langkah sesuai perundangan yang ada,” ungkap R2H sapaan akrab Kapolres.
BACA : Ningsih Tinampi Ngaku Bisa Panggil Nabi, Rasul dan Malaikat, GP Anshor Bangil Minta MUI Turun Tangan
Lebih lanjut, pada kasus Ningsih Tinampi Polres Pasuruan tidak bisa serta merta melakukan tindakan. Karena menunggu keputusan final dari Tim Pakem Kabupaten Pasuruan. Termasuk pula kegiatan pengobatan tersebut memiliki izin dari instansi terkait.
“Apalagi saat ini yang bersangkutan tidak ada di tempat atau sedang menjalankan ibadah umrah,” pungkas perwira menengah Polri asal Magelang-Jateng ini.
BACA JUGA : Kejari Kabupaten Pasuruan Amati dan Kaji Keberadaan Ningsih Tinampi
Seperti diberitakan sebelumnya, beredar di dunia maya melalui akun youtube. Ningsih Tinampi warga Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan mengunggah pernyataan yang pada intinya dapat memanggil zat malaikat dan roh nabi serta rosul.
Tentu saja ungkapan tersebut menjadi bahan perbincangan masyarakat, bahkan salah satu ormas Islam yakni GP Anshor Bangil meminta agar MUI Kabupaten Pasuruan meminta klarifikasi terhadap Ningsih Tinampi. (hen/oso)

Hukum & Kriminal4 mingguEratkan Kebersamaan Jelang Hari Bhayangkara, Polres Pasuruan Gowes Bareng Ulama dan Umaro
Pasuruan3 mingguLantik Ratusan CPNS, Bupati Pasuruan Harap Pegawai Pegang Teguh Nilai Dasar ASN Berakhlak
Pasuruan3 mingguPeduli Infrastruktur Masyarakat, Pemkab Pasuruan Perbaiki Ruas Jalan Bendungan – Rejosari
Pasuruan4 mingguRakor Digitalisasi ETPD, Wabup Pasuruan Tegaskan Tata Kelola Keuangan yang Bersih
Pasuruan3 mingguHUT Ke-75 IBI, Ratusan Bidan di Pasuruan Ikuti Seminar Kesehatan dan Launching Mobil Operasional Layanan
Pasuruan7 hariJaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Pasuruan Hadirkan Festival Pasar Murah Dua Hari
Pasuruan2 minggu358 Titik Penerangan Jalan Umum Pasuruan Bakal Gunakan Smart System
Pasuruan2 mingguKabupaten Pasuruan Masuk Nominator Lomba Wana Lestari Kategori Hutan Kemasyarakatan











