Hukum & Kriminal
Pasca Pilkades, Rumah Kasun di Pasuruan, Dilempari Bondet

Memontum Pasuruan – Diduga akibat mendukung pilkades, rumah seorang kepala dusun rusak berat setelah dilempar bondet oleh orang yang tak dikenal, Rabu (27/11/2019) dini hari. Sontak mencekam sekitar rumah yang terletak di Dusun Pohgading Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan l.
Menurut Kapolsek Pasrepan AKP Cahyo Widodo pihaknya masih tengah melaksanakan penyelidikan. “Saat ini kami masih melakukan lidik atas kejadian tersebut,” tegasnya.
Masih menurutnya, keterangan pemilik rumah kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00. Saat kejadian berlangsung, Jayadi empunya rumah sedang mengurus warga yang meninggal dunia.
Lokasinya berada di belakang rumah. Pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerusakan bangunan yakni genting sepanjang 50cm dan kanopi teras.
Adapun motif pelemparan bondet di rumah kepala dusun ini masih dalam lidik petugas. Sementara itu Jayadi, mengatakan tidak mengetahui pelaku pelemparan bondet.
“Ndak tau mas, siapa yang melempar bondet tersebut,” ucapnya.
“Saat kejadian saya bersama warga lainnya sedang melayat di rumah warga yang meninggal dunia. Kemudian terdengar 2x ledakan, saat didatangi terlihat orang yang berkerudung sarung ala ninja berlari,” cerita Jayadi kepada Memontum.com. (arf/hen/oso)

Pasuruan4 mingguRSUD Grati Pasuruan Buka Layanan Vaksin Internasional
Pasuruan4 mingguBupati Pasuruan Dorong UMKM Kuasai Teknik Penjualan Secara Live di Platform Digital
Hukum & Kriminal3 mingguKejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Periode November hingga Mei
Pasuruan3 mingguPemantapan Konsepsi Rancangan Regulasi Daerah, Bupati Pasuruan Pimpin Koordinasi
Pasuruan3 mingguBina Camat dan Ketua TP PKK, Bupati Pasuruan Dorong Semua Camat Bekerja Maksimal
Pasuruan3 mingguTiga Jamaah Haji Pasuruan Meninggal di Tanah Suci
Pasuruan3 mingguTingkatkan Ketrampilan Masyarakat, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi
Pasuruan3 mingguBupati Pasuruan Deklarasikan SPMB Jujur, Bersih dan Semua Anak Harus Sekolah












