Pemerintahan
DPRD Kabupaten Pasuruan Stop Kunker

Memontum Pasuruan – Menindaklanjuti anjuran pemerintah terkait memutus mata rantai penyebaran covid-19(corona). Ketua DPRD Kab.Pasuruan HM.Sudiona Fauzan menggelar rapat intern dengan unsur pimpinan dan para ketua fraksi pada Senin (23/3/2020) siang di ruang transit DPRD Kabupaten Pasuruan.
Dari hasil rapat internal unsur pimpinan dan para ketua fraksi tersebut, menyepakati bebeberapa item diantara yakni menunda agenda kunjungan kerja bagi seluruh komisi dan DPRD Kabupaten Pasuruan tidak menerima kunjungan kerja pihak eksekutif, selama sepekan ke depan.
Menurut HM Sudiono Fauzan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan di hadapan sejumlah awak media menyampaikan, bahwa berdasar hasil rapat bersama unsur pimpinan dan para ketua fraksi serta ketua komisi,Dewan memutuskan meniadakan kunjungan kerja.
“Keputusan ini kami ambil sebagai bagian dari ikut mendukung program nasional yakni “bersama melawan corona” serta azas kepatutan di masyarakat. Artinya bahwa selama pemerintah belum mencabut status social distancing, maka kami akan menunda seluruh agenda kunjungan kerja maupun menerima kunjungan kerja, ” ungkap HM Sudiono.
Namun demikian tidak membuat agenda pembahasan raperda menjadi terbengkalai atau bahkan agenda LKPJ 2019 Bupati Pasuruan tertunda. Agenda LKPJ 2019 Bupati Pasuruan harus tetap di gelar, akan tetapi yang hadir dibatasi tak lebih dari 30 orang.
Adapun teknis dari penyampaian LKPJ 2019 Bupati Pasuruan, anggota dewan yang hadir terdiri dari unsur pimpinan, ketua fraksi dan komisi atau paling banyak 26 anggota dewan kemudian Bupati,Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan Sekretraris Dewan.
“Pada giat tersebut akan kami live-stremingkan. sehingga masyarakat masih bisa memantau atau mengikuti penyampaian LKPJ tersebut,” papar kang Dion sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan.
Saat ditanya, sejatinya dalam kurun waktu satu pekan ke depan ini ada berapa kunker(kunjugan kerja) yang akan dilakukan oleh DPRD Kabupaten Pasuruan, olehnya dijawab, “Sejati masih ada beberapa agenda kunker disejumlah komisi untuk pembahasan Raperda, diluar propinsi”.
“Salam agenda penyampaian LKPJ tersebut, kami akan menerapkan prosedur tetap kesehatan. Sterilisasi tempat rapat paripurna dan memberi jarak tempat duduk serta menyediakan hand sanitasi,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai sekretaris DPC PKB Kab.Pasuruan ini yang diamini jajaran wakil ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. (tam/hen/oso)

Hukum & Kriminal4 mingguEratkan Kebersamaan Jelang Hari Bhayangkara, Polres Pasuruan Gowes Bareng Ulama dan Umaro
Pasuruan3 mingguLantik Ratusan CPNS, Bupati Pasuruan Harap Pegawai Pegang Teguh Nilai Dasar ASN Berakhlak
Pasuruan3 mingguPeduli Infrastruktur Masyarakat, Pemkab Pasuruan Perbaiki Ruas Jalan Bendungan – Rejosari
Pasuruan4 mingguRakor Digitalisasi ETPD, Wabup Pasuruan Tegaskan Tata Kelola Keuangan yang Bersih
Pasuruan3 mingguHUT Ke-75 IBI, Ratusan Bidan di Pasuruan Ikuti Seminar Kesehatan dan Launching Mobil Operasional Layanan
Pasuruan7 hariJaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Pasuruan Hadirkan Festival Pasar Murah Dua Hari
Pasuruan2 minggu358 Titik Penerangan Jalan Umum Pasuruan Bakal Gunakan Smart System
Pasuruan2 mingguKabupaten Pasuruan Masuk Nominator Lomba Wana Lestari Kategori Hutan Kemasyarakatan











