Pasuruan
24 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Ditetapkan sebagai Kecamatan Tangguh Bencana

Memontum Pasuruan – Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di Kabupaten Pasuruan, terus bertambah. Selain Kecamatan Winongan dan Rejoso, 22 kecamatan lain di Kabupaten Pasuruan, kini sudah ditetapkan sebagai Kecamatan Tangguh Bencana.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, melalui Kabid Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Sarinah Rostief, menjelaskan bahwa Kecamatan Winongan dan Rejoso sudah lebih dulu menjadi Pilot Project Kencana. Bahkan, pertama kalinya di Indonesia, Kecamatan Winongan dan Rejoso mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus Lencana Pratama dari Kementerian Dalam Negeri.
“Sekarang Kecamatan Winongan dan Rejoso menjadi kecamatan yang pertama kalinya mendapatkan tanda kecakapan khusus Lencana Pratama dari Kemendagri, karena dianggap telah berhasil dalam mengoptimalkan penerapan standart pelayanan minimal (SPM) managemen kebencanaan,” kata Sarinah, Jumat (06/09/2024) tadi.
Nina-sapaan akrab Sarinan Rostief, menjelaskan bahwa Kencana didesain guna penguatan upaya penanggulangan bencana yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, melalui optimalisasi peran pemerintah di tingkat kecamatan.
Baca juga :
Konteks di lapangan, seorang camat sebagai perangkat daerah yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, memiliki peran yang sangat penting. Utamanya untuk memfasilitasi kecepatan SPM di wilayah yang dipimpinnya.
“Camat juga satu aktor kolaboratif yang memiliki peran strategis untuk memfasilitasi kecepatan SPM (Standar Pelayanan Minimal) di wilayahnya,” terangnya.
Lebih lanjut Nina menegaskan, seorang camat punya mandat sesuai PP No.17 tentang Kecamatan. Yakni agar SPM di wilayahnya dapat berjalan optimal. Mulai dari sosialisasi, pelatihan dan kegiatan lain yang menjadikan warga di semua desa menjadi tangguh bencana.
“Dalam konteks ini, maka gerakan tangguh bencana harus didesain dan menjadi kerangka seluruh camat dalam beraktivitas membantu upaya penanggulangan bencana di tingkat kecamatan,” ucapnya. (kom/pas/sit)

Pasuruan4 mingguTiga Jamaah Haji Pasuruan Meninggal di Tanah Suci
Pasuruan4 mingguTingkatkan Ketrampilan Masyarakat, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi
Pasuruan4 mingguBupati Pasuruan Deklarasikan SPMB Jujur, Bersih dan Semua Anak Harus Sekolah
Pasuruan3 mingguPemkab Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di Sejumlah Lapak
Pasuruan3 mingguMatangkan Rencana Pembangunan RSUD Purwodadi, Pemkab Pasuruan Ajukan Pinjaman ke PT SMI
Pasuruan2 mingguPemkab Pasuruan Salurkan 60 Sapi dan 200 Ekor Kambing Kurban
Pasuruan3 mingguAntisipasi Kenaikan Harga Jelang Idul Adha, Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan
Pasuruan5 hariRotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV









