Connect with us

Hukum & Kriminal

Bejat, Berdalih Istri Tak Puas Begituan, Setahunan Pria di Pasuruan “Jual” Istri

Diterbitkan

||

Bejat, Berdalih Istri Tak Puas Begituan, Setahunan Pria di Pasuruan Jual Istri

Pasuruan, Memontum – Entah karena ganguan kejiwaan atau sudah tak memiliki nurani, apa yang dilakukan oleh Sabik Salim Setiawan (28) warga asal Dusun Babadan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso ini. Pasalnya pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini, tega menjual istrinya pada sejumlah teman dan tetangga untuk melayani hasrat biologis.

Tak ayal perilaku bejatnya ini tercium sejumlah warga dan dilaporkan ke Polres Pasuruan Kota. Alhasil setelah dilakukan penelusuran, suami tak bermoral tersebut (Sabik Salim Setiawan) dicokok petugas pada Minggu (9/2/2020) malam, saat tersangka berada di rumah.

“Pelaku kami tangkap di rumahnya Minggu (9/2/2020) sekitar pukul 24. 00, ” tegas AKBP Donny Alexander, Kapolres Pasuruan Kota saat giat rilis pers.

Dijelaskan mantan Kapolres Malang Kota itu, tersangka dengan sengaja dan melakukan pengancaman serta melakukan KDRT terhadap istri sahnya.

Korban berinisial F (23), dimana tersangka dengan tega telah menjual atau menyuruh istrinya (F) untuk melayani nafsu birahi beberapa temannya.

Perbuatan tersangka udah dilakukan sejak setahun lalu atau Januari 2019. Setiap melakukan pelayanan sex tersebut, sang istri diberi uang sebesar Rp 50 ribu.

Tak hanya di situ saja, pelaku juga merekam persetubuhan temannya dengan sang istri. Saat ini istri pelaku tengah hamil 3 bulan.

“Atas perbuatannya ini kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis yaitu Pasal 47 Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, atau Pasal 12 Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Lalu Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi,” pungkas AKBP Donny Alexander.

Sementara itu di tempat yang sama, Sabik Salim Setiawan mengaku jika ia tega menjual istrinya dikarenakan sang istri pernah berkata tidak pernah puas bersetubuh dengannya.

“Istri saja ngomong tak pernah puas dengan saya mas,”ucapnya.

Sudah empat orang kawannya yang telah merasakan tidur dengan istrinya. Setiap selesai bersetubuh temannya membayar Rp 50 ribu dan uang tersebut diberikan ke istrinya untuk kebutuhan keluarga dan membeli peralatan kecantikan.(hen/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler