Connect with us

Berita

Ketua MUI Sebut Pengobatan Ningsih Tinampi, Sesat Bisa Panggil Malaikat dan Nabi

Diterbitkan

||

Ketua MUI Sebut Pengobatan Ningsih Tinampi, Sesat Bisa Panggil Malaikat dan Nabi

Pasuruan, Memontum – Setelah melakukan kajian dan rapat internal, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan menyebut Ningsih Tinampi melakukan tindakan yang sesat. Sebab dalam mempraktekan teraphis pengobatan, pihaknya mengklaim bisa memanggil malaikat dan nabi. Untuk itu MUI meminta supaya teraphis pengobatan alternatif Ningsi Tinampi di Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan ini segera dilakukan pembinaan.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda menyatakan dalam rapat koordinasi dengan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan (Bakor Pakem), memutuskan bahwa tindakan Ningsih Tinampi adalah sesat. Sebab dalam mempraktekan teraphis pengobatannya, Ningsih Tinampi mengklaim bisa memanggil Malaikat dan Nabi.

“Saya nilai Ningsih mengingkari ajaran Al Quran. Untuk itu kami minta agar dilakukan tindakan persuasif dan pembinaan terlebih dahulu pada Ningsih Tinampi,” katanya.

Lanjut Nurul Huda, meminta Ningsih Tinampi jika mempraktekkan pengobatan alternatif tidak mengulangi perbuatannya. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai atas praktek perdukunan yang mengingkari ajaran Al Quran.

“Kami juga meminta agar Tim Bakor Pakem memanggil Ningsih dan dilakukan pembinaan. Kalau me-dukun jangan seperti itu, pakai cara yang baik saja. Jangan ngaku-ngaku dapat melihat malaikat dan jin. Satu hal lagi, kami tidak ingin merekomendasi penutupan praktek pengobatan, asal ia bisa merubah prilakunya. Intinya “Kalau mau dibina dan ada perubahan, ya silahkan dilanjutkan praktek pengobatannya,” terangnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Ramdanu Dwiyantoro mengatakan saat ini Tim Bakor Pakem tengah melakukan kajian terhadap perilaku Ningsih Tinampi.

Karena perilakunya ini, menimbulkan keresahan di masyarakat. Pihak Kejaksaan berharap Ningsih tidak mengulangi perbuatannya. Saat ini masih menunggu hasil kajian dari Tim Bakor Pakem.

Mungkin dalam waktu dekat, Tim Bakor Pakem akan memanggil atau mendatangi Ningsih Tinampi. Saat ini pihaknya hanya mendampingi Tim Kesehatan Pemprov Jatim berkunjung dan memberikan pembinaan masalah penanganan kesehatan pasien.(tam/hen/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler